Minggu, 28 Desember 2014

Kuliner Lotek Mrican & Mbah Cemplung

Beberapa hari liburan di Jogja baru 3 kuliner kesukaan saya datangi, ada bubur ayam Syarifah, Lotek Colombo bu Bagyo di Mrican & Ayam Goreng mbah Cemplung...
Selama masih kuliah yang namanya lotek merupakan makanan kesukaan, dari semula gak suka sayur jadi suka sayuran. Lotek yang saya tau pertama ada ya... Di Mrican dekat kampus saya USD, ditempat lain dekat galeri mall juga ada tapi saya suka yang di Mrican banyak kenangannya. Setalah 4 tahun akhirnya bisa merasakan lotek maknyuss...
Nah... Ayam goreng mbah Cemplung termasuk baru buat saya, karena tahunya ya dari internet. Akhirnya kita pinjam mobil mbak Retno, bersama bro Ardi dan Sis Withier kita langsung ke bantul, lokasinya masuk aja ke pabrik gula Madukismo dari Ringroad selatan. Ketemu perempatan ambil kanan terus jembatan ada belokan kiri tajam terus ada nanti ketemu petunjuknya.
Karena musim liburan & udah terkenal jadi banyak beud yang datang, mobil saja antri mau parkir. Hal menyebalkan rebutan tempat buat duduk makan, pesen tempat sama pelayan ya gak dilayani, hadeeew mau makan saja kayak orang susah padahal bayar... Plus mental orang kita yang gak bisa antri...
Setelah menahan jengkel dan akhirnya dapet tempat, akhirnya datang juga pesanan kita. Saat merasakan ayam gorengnya, saya seperti pernah merasakan bumbunya, menurut saya sie ini mah bumbu khas makanan Jogja yanf manis plus gurih saja... Tapi memang saya lupa pernah makan dimana... Hanya saya karena ayamnya dibumbuin dengan direndam semalaman jadi resep ampe ke dalam... Ini saja ciri khasnya... Tapi kalo penasaran silahkan coba...

Jumat, 26 Desember 2014

Pertemuan Kecil

Jelang natal kami berkunjung ke rumah simbah di Kulon Progo, embah lanang dan embah wedok masih sehat walau usia jelang 100 tahun. Embah lanang berjalan dengan tongkat masih bisa tertawa lebar dan ingat cucu kesayangannya ini. Biarpun kalo ngobrol harus teriak karena pendengaran sudah berkurang, saya merasa punya kakek seperti beliau, biarpun petani ia masih gagah. Sejarah kecil dulunya pernah ikut tentara Jepang itu ditandai dengan tato DJ dilengannya, entah apa artinya, jika ditanya hanya bilang iki seko zaman londo.
Lanjut sorenya mengantar istri reuni dengan teman-teman kerja exs Olifant dulu, kebetulan saya memang mengenal mereka, tapi bukan itu saja saya mau ikut, hanya karena pertemuannya di Holland jadi bisa makan. Mumpung di Jogja jadi pesen chicken gorden biru wkwkwkwkwkw....

Selasa, 23 Desember 2014

Sarapan Bubur & Jalan-jalan Kecil

Pagi hari langsung temu kangen sama bubur ayam Syarifah, bubur ini memang kesukaan saya jadi santapan awal kuliner di Jogja. Siangnya jalan-jalan ke Gramedia naik Transjogja, bagi saya Gramedia Sudirman merupakan salah satu Ikon kota pelajar ini. Setelahnya saya dan istri naik becak ke Malioboro, jalanan macet karena banyaknya wisatawan lokal & manca yang datang. Jelang sore saya ketemuan sama bro Ardi & Sista W3 di rumah makan Roemi. Kangen kami terobati dengan ngobrol panjang lebar karena lama gak bertemu, sehat selalu buat kita semua.

Senin, 22 Desember 2014

Mesjid Ajaib di Kota Malang

Mesjid Ajaib kata sepupuku, ya... Aku sendiri belum pernah dengar, di kota Malang memang ada mesjid ajaib. Menurut masyarakat sekitar itu mesjid muncul dengan sendirinya, mumbul sendiri itu mesjid ke permukaan, jadi ajaib kan. Setelah berkeliling saya mendapatkan selebaran dari santri yang jaga parkiran, pada salah satu poin gak ada dikatakan bahwa mesjid itu ada karena dikerjakan oleh tangan-tangan santri. Jadi gak ada tuh kayak kisah Bandung Bondowoso bisa muncul dalam semalam, kemungkinan saat para santri membangun secara diam-diam warga sekitar tidak memperhatikan. Saat mesjid Ajaib mulai tampak menjulang (saat saya datang sudang 10 lantai) dengan ornamen uniknya, warga mulai kaget "perasaan gak ada sekarang kok ada mesjid... Wah ajaib iki" begitu kira-kira asal mula hebohnya...

Saat memasuki lantai demi lantai mesjid, saya dan tante yang mengantar juga sepupu saya komentarnya sama "membingungkan gak kayak mesjid". Memang sie saya lihat ornamennya saja sudah pencampuran beberapa budaya, jarang memang ornamen yang dipasang ada di mesjid-mesjid lain. Hal lain yang menbingungkan adalah ruang besar untuk umat berkumpul melakukan sholat, disini saya hanya mendapati ruang-ruang yang fungsinya hanya mereka yang tau... Kemudian di lantai tertentu ada kolam yang berisi uang logam, tampaknya ada orang melempar uang logam dan meminta permohonan... Hemmm... Saya merasa tempat ini dibangun secara acak yang tidak sengaja menjadi tempat wisata... Jika ingin datang dan sholat ingatlah agar tidak berpikir aneh-aneh...

Minggu, 21 Desember 2014

Traveling Kecil Surabaya, Malang & Jogja

Suami & Istri yang suka traveling itu lebih bahagia, kata siapa, kata penelitian dong hehehehehehehe... Lebih tepatnya saya mengantarkan istri ke Jogja, dan saya pengen nyekar ke makam kakek dan mbah kecil di Malang. Ada perasaan yang memanggilku untuk pulang Desember ini, dimulailah perjalanan kecil kami ke kota Surabaya, Malang & Jogja.

Kamis, 18 Desember 2014

Rasanya Patah Hati

Saat subuh menjelang pagi, saya lagi antri kursi buat ambil nomor di KPP Samarinda, tiba-tiba telinga saya mendengar lagi Once yang pernah membuat saya larut dalam kepedihan... Aku ingin menjadi sesuatu dalam mimpimu... Mereka yang pernah patah hati tentu lagu dan liriknya berasa banget,  kayak lagunya Cita Citata 'sakitnya itu disini didalam hatiku' tetep berasa lagunya Once... Reseeeep banget dalam hati.
Ngejelasin bagaimana rasanya patah hati hampir sama sulitnya menjelaskan mengapa kita jatuh cinta pada seseorang. Kita pernah mencintai seseorang yang kita puja, siang malam berasa banget kalo kangen sama si dia. Apalagi pada zamanku dulu belum ada hape, pernah karena pulang kampung penelitian skripsi kita saling berkirim surat. Kangen luar biasa tuh klo pake surat, ingat lagu Dewa 19 'ku trima suratmu tlah ku baca dan aku mengerti, betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku..." hal yang tidak akan dipahami oleh generasi android.
Bagaimana masa-masa indah percintaan selama pacaran, dimana bau wangi kekasih kita hapal, suara langkah kaki si dia dari jarak beberapa meter saja sudah berasa. Kita seperti mempunyai indera ke enam yang saling berhubungan, apalagi jika ada yang mengatakan wajah kalian makin mirip pasti berjodoh. Kalo ingat kalimat itu sekarang rasanya pengen ketawa miris karena gak terbukti hehehehehehehe...
Masa-masa indah tiba-tiba harus berakhir karena suatu alasan, walau berat dan hati gak terima rasanya berpisah dengan belahan jiwa (katanya) seperti lebih baik mati saja. Patah hati pun melanda, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, karena memang gak ada obatnya, cari pengganti secara cepat pun bukan solusi selain menambah parah sakitnya. Saat itulah kita seperti orang nekad yang kenal takut akan mati, naik motor ngebut aja dah... Bahkan pede bisa luar biasa klo cari pelampiasan dengan pengganti pacar instan.
Saat terberat dari periode patah hati adalah waktu malam, saat malam kita merasa kesepian rasanya semua kawan menghilang. Plus dengerin lagu-lagu melow... Pas dah tuh... Meluk guling sambil nangis... Huaaaa... Apa salahku... Lalu andaikan ada Doraemon ato mesin waktu pengen kembali ke masa lalu, memperbaiki semua kesalahan dan merubah sikap lebih baik demi si dia. Tapi waktu sangatlah bengis karena gak mau balik lagi, jadi menangislah sepuasnya karena itu merupakan proses penyembuhan. Jagalah diri agar jangan cepat-cepat mencari pacar baru instan karena bisa membuatmu makin sakit. Tetaplah tersenyum agar semua kawan-kawanmu tidak pergi karena wajahmu yang memelas. Peecayalah saat patah hati wajahmu yang imut akan menjadi tua. Patah hati merupakan proses menjadi dewasa jika kita memilih cara penyembuhan tepat, semakin kita dewasa semakin kita siap menerima hal terbaik dalam hidup ini.

Kamis, 04 Desember 2014

Memotret Makro Sehabis Hujan Itu Seru

Setelah semalaman kota Samarinda diguyur hujan dan tidak banjir itu hal bagus. Selepas mengantar istri saya mampir ke taman Lansia, tujuannya memotret bunga rumput yang kecil-kecil, dan ada bekas tetesan air diatasnya. Kesulitannya adalah harus jongkok sementara perut buncit ini justru jadi ganjalan. Belum lagi tangan tidak stabil dan menahan nafas agar foto tidak goyah, perjuangan kecil demi kepuasan tentu mengasyikan. Setelah diedit dengan menggunakan snapseed langsung unggah ke Instagram @Papa_Shinchan, and this is it.


Bocah kok suka bahasa hewan

OBaru malam ini saya bisa nulis mau melepaskan kegelisahan hati, bagaimana tidak gelisah & marah saat mendengar satu anak yang mengeluarkan kata "bangsat" dan "bajingan" begitu mudah. Awal mulanya anak-anak SD kelas 3 pulang sekolah, mereka bermain dijalan kecil depan rumah. Keponakan saya juga ikut bermain, mereka bermain lempar sandal dengan satu target. Saya sie senang mereka bermain diluar, gak dirumah melulu mainan Clash Of Clan di hape android masing-masing.

Saat asyik bermain situasi mulai seru, ada satu anak dengan entengnya ngomong "bangsat ikam tu" kadang "banjingan ....." aduh kuping saya mulai gak enal nie. Apalagi saya kerja dirumah butuh mikir denger begituan jadi risih. Saya pun memperhatikan keponakan saya yang kecil, jangan sampai dia ikutan ngomong kasar. Karena kalimat itu sering terucap akhirnya saya gak tahan lagi lalu keluar, setengah marah saya berteriak ke ponakan saya "dika... Kamu kalo main jangan ikutan ngomong kasar, ku tampar nanti mulutmu... Kalian kalo main jangan ngomong kasar... Sekolah baik-baik ngomong kasar" bener-bener jengkel saya. Mereka satu sekolahan yang sama, di sekolah swasta yang agamanya kuat masa guru gak perhatikan ada anak ngomong sadis gitu, ato ortunya gak memperhatikan hal itu. Simbahnya... Bapak saya ikutan memperingatkan kedua cucunya, adik saya pun, ibunya mereka juga dikasih tau.

Saya gak habis pikir dengan generasi sekarang, dimana mereka begitu mudah mendapatkan informasi tanpa sensor. Meniru apa yang ada di televisi lalu mengikuti tanpa ortu mereka memperhatikan. Zaman saya kecil dulu klo satu kali saya ngomong kasar, lalu bapak mendengar pasti kena marah dan ditampar. Mungkin ini cuma satu anak saja yang kasar dan tidak semua, tapi apa ini gak berpengaruh buruk pada anak-anak yang lain?

Saat hal ini saya diskusikan ke bapakku, beliau mengatakan tidak ada orang tua mengajari anaknya jelek. Masalahnya mungkin orang tua kurang mengawasi perkembangan anak, apa yang dilihat anak, didengarkan dan dimainkan. Orang tua tidak bisa membayar sekolah lalu hasilnya bagus, anak bukanlah barang yang diserahkan pada guru lalu jadi bagus. Orang tua harus menjadi guru dirumah, agar anak kelak jadi baik. Jangan sampai omongan kasar anak justru menusuk diri sendiri... Daripada keponakanku terpengaruh buruk dari temannya yang bisa jadi dominan dalam pergaulan, akan lebih baik mereka ngendon dirumah main game dengan hape android mereka... Entahlah...

Senin, 01 Desember 2014

Kucing Tersangka

Tiap pagi... Gak tiap pagi sie... Sering kudapati jok motorku kotor bekas kucing tidur. Jadi tiap mau berangkat anter istri kerja tuh jejak tapak kucing ada, herannya biarpun sebelahnya ada motor lain parkir tetap aja milih jok motorku. Jadi penasaran kan, apalagi suatu hari tuh kucing buang kotoran diatas jos, bueeeh... Pagi2 dah ngurusin hal jorok bikin hari gak inda aja. Nyari kucing kampung mana yg berani sekali ama aku... Hehehehehehe... Akhirnya pagi ini ketahuan siapa yg jadi tersangkanya, tenang aku gak akan nyakitin tuh kucing, apalagi ditembakin pake senapan... Piss, aku wonge cinta damai... Nie dia tersangkanya...

Konsep Smartphone Untuk Microsoft Elegan

Saat membuka BBM Channels mata saya tertarik untuk membaca berita dari Telsetnews.com mengenai smartphone konsep untuk Microsoft, desainer ini membuat konsep smartphone dengan kamera putar. Disinilah yang membuat saya tertarik selain bentuknya yang manis juga bentuk putaran kameranya, terlihat simpel tapi menyimpan banyak kerumitan dalam mewujudkannya. 
Sumber Telsetnews


Jika smartphone besutan android menggunakan konsep kamera putas pada bagian tengah atas, dengan mengambil bidang yang cukup luas, desain ini justru menempatkan kamera putar pada sudut kanan dengan bidang sempit. Perhatikan perbedaan dengan smartphone Himax Pure 3 dan Oppo N1, desain smartphone untuk microsoft ini terlihat lebih simpel dan cantik.




Bentuk desain smartphone yang kotak kaku berkesan elegan dan mewah dengan balutan body aluminium yang kokoh. Body tipis dan baterai unibody saat ini seakan menjadi trend, repotnya adalah jika harus mengganti baterai jika sudah soak. Semoga saja saat smartphone konsep ini jadi di adopsi oleh microsoft akan menggunakan baterai disposibel tipis dengan daya simpan lebih besar.







Saya berpendapat smartphone ini selain menggunakan bahan alumunium yang baik juga kamera yang mumpuni, sektor layar jelas akan dilindungi oleh kaca yang tahan benturan seperti Gorilas Glass. Selain itu akan dibuat dengan sertifikasi tahan air, debu juga benturan keras walaupun tidak perlu mampu menyelam. Harga sudah pasti akan mahal yang tidak ramah buat kantong saya hehehehehehe... akan menjadi menarik jika konsep Smartphone besutan Motorola "Project Ara" terwujud maka desain smartpone diatas akan tenggelam.





Sumber Inspirasi
Telsetnews, 30.11.2014
Penulis Bayu Sadewo