Samarinda sering padam listriknya? Gak usah mengeluh sudah biasa, klo perlu beli aja genset buat persiapan. Samarinda gerah dan panas? Sudah biasa juga, kan dekat khatulistiwa, klo malam gak bisa bobok karena udara gerah beli aja AC, gak cukup uangnya beli aja kipas angin... masih gak cukup... ya udah malam bobok sauna... itu cuma sedikit hal unik dari Samarinda, warganya kadang komplen bentar... apalagi klo banjir didepan mall Lembuswana, kita kah pantang air surut pasti kita lalui. Motor macet dorong masukin bengkel, besok banjir lagi hajar lagi saja.
Tapi tahun 2014 ini kemaraunya cukup panjang, kita mau komplen sama sapa coba? Ama Tuhan? Gak beranilah ntar dijawab ama Tuhan gini "kemaren hujan mpe banjir kalian protes, sekarang panas panjang juga protes". Yah... namanya juga manusia klo kagak komplen pasti kesabarannya hasil bertapa di gua. Tahun ini kemaraunya membuat air sungai Mahakam asin kemasukan air laut, toleransinya diatas ambang batas normal. Akhirnya air PAM ngalirnya kayak pipis bocah, jadi hampir aja gak bisa mandi, semalaman nampung air trus mandi dibatasin. Gokilnya saat sungai Mahakam kemasukan air laut ada aja pemancing dapet ikan laut #tepikjidat, mungkin ada yang berharap dapet cumi-cumi ama kepiting pa ya...
Kalo musim hujan pengen panas tinggal panggil pawang hujan buat dipindahin, nah... saat musin kemarau gini kok gak ada pawang yang manggik hujan? Kesaktian mereka perlu dipertanyakan. Ntar dikira kayak mekanik abal-abal, terima bongkar gak terima pasang, bisa dipasang onderdilnya suka kelebihan. Nah saat hampir putus asa & udah banyakin doa akhirnya hujan pun turun, hati pun senang bisa main banjir lagi. Gimana gak senang ketemu banjir, lha anak sungai hampir kering, airnya hitam bau lagi. Dengan banjir tuh air bisa mengurangi asin di Mahakam... pokoke... kangen banjir...
Kamis, 23 Oktober 2014
Kangen Banjir Samarinda ku
Rabu, 22 Oktober 2014
Tamu Legio Maria dari Manado
Sabtu, 27 September 2014
Suzuki Hustler Lucu
Mobil jeep mungil ini sangat lucu dan menarik, berkesan klasik dengan sentuhan modern. Tampil berbeda dengan Suzuki Hustler akan membuat kita merasa pede. hemmm... jika pun belum bisa memiliki mobil ini cukup membeli diecast-nya dari Tomica cukuplah sudah...
Jumat, 26 September 2014
Pilkada DPRD Saat Ini Balas Dendam Kekalahan
Kuliner Steak House Good Wood
Jika dibandingkan Jogja, untuk steak rasanya masih seru kota Jogja. Di Kota Jogja steak murah kita bisa memilih Waroeng Steak, agak mahal sedikit kita bisa ke Obonk. Nah... di Samarinda ini untuk kelas murah ada Obong Steak di Jalan Siradj Salman yang menurut saya malah seperti Waroeng Steak.Sering kali saya lewat jalan poros perum Wijaya Kusuma, tiap kali melihat Good Wood gak terlalu ngeh kalo merupakan rumah makan yang menyediakan steak. setelah diperhatikan ada gambar steak, hmmm... patut dicoba. saat masuk kita akan melihat dekorai ruangan bergaya anak muda, mungkin targetnya memang mereka. Langsung saja pesan steak Beef lokal dan Rip, menunggu agak lama keluarlah hidangan steak. secara bentuk memang tidak mengecewakan. Tapi bagi mereka yang terbiasa makan steak dengan kuahnya bisa saja kecewa. Beef steak yang dihidang tidak seperti daging tumbuk, ketebalannya cukup untuk sedikit ganjel perut, kalo kelaparan mungkin bisa nambah nasi hehehehehe.... demikian juga dengan Rib Steak cukup enak dilihat mata dan tanpa kuah juga. Saat mencicipi steak ini dibuat dengan bumbu Spicy, hanya kelemahan steak ini adalah rasa bumbu kurang meresap ke dalam daging, hal lain adalah rasa bumbu kurang kuat. Ini membuat kita kangen kuah steak yang lezat ala Waroeng Steak, untuk mengakalinya saya mengkombinasi dengan saos sambel dan mayonaise yang disediakan.... not to bad lah... bagi saya secara konsep ruangan dan menu lain cukup bagus, hanya sayang chef harus memahami lidah orang Samarinda seperti apa. akan sangat disayangkan jika sepi pengunjung karena kurang puas akan rasa bumbu. Bisa saja penikmat akan memilih daging yang biasa tapi dengan rasa bumbu yang kuat ditempat lain, apalagi secara harga tidak berbeda jauh. Good luck Good Wood.Minggu, 21 September 2014
Makanan Ringan Si Tahu Gunting
Apakah camilan Tahu Gunting ini ada diluar Samarinda? Saya kurang begitu tahu, makanan ini sudah ada sejak saya masih kecil. Sekarang pun masih tetap ada walaupun tidak begitu banyak yang jualan ini. Camilan tahu gunting cukup sederhana saja, cukup memakai sejenis tahu Pong di gunting dan sedari dulu selalu memakai gunting yang biasa dipakai penjahit. Setelah di gunting kecil-kecil lalu diberi bumbu berwarna coklat agak kental, dan sampai hari ini lidah saya masih belum bisa memastikan bahannya apa. Bagi yang belum tahu camilan tahu gunting silahkan melihat fotonya saja siapa tahu didaerah anda juga ada, bisa juga memiliki nama berbeda.
Rabu, 17 September 2014
Taman Segiri
Taman Segiri sepatutnya kita jaga kebersihannya seperti taman- taman yang lain, bagamana pun Pemkot berusaha membangun ruang publik dan kita sebagai warga ikut menjaganya. Selamat bersantai dan terapi di Taman Lansia Segiri.
Senin, 08 September 2014
Hotwheels Camaro ZL11
Asyiiiiiik dapet diecast hotwheels sedan Camaro dengan harga murah, langsung aja beli dibawa pulang. Sampai dirumah foto tuh mobil dengan kamera hape Asus Zenfone 5, hobi motret memang membuat asyik walaupun cuma berbekal kamera hape. Karena kurang puas langsung ku bawa ke tepian Mahakam agar mendapatkan cahaya cukup dan latar yang pas, sayang cuaca agak sedikit berawan jadi limpahan cahaya yang dibutuhkan kurang dapet. Aplikasi Snapseed langsung digunakan buat utak atik foto, lumayan buat mejeng di blog ini.... Semoga enak dilihat
Minggu, 07 September 2014
Vandalis Beraksi Bikin Rugi
Beberapa waktu lalu hari jumat sore 5 September saya dan istri mampir ke Taman Cerdas ini, kebetulan saat itu ramai sekali yang datang. Karena kami penyuka tokoh Doraemon maka paling asyik foto dengan patung Doraemon. Saya agak kaget waktu melihat tangan kanan Doraemon patah lalu loncengnya rusak, akhirnya saya motret dengan sudut tertentu agar tidak nampak bagian yang rusak. Kemudian saya memperhatikan ternyata ada patung yang hilang, saya memang tidak memotret bekas patung yang hilang karena merasa kecewa dan prihatin. Saat istri meminta foto dengan Minion ternyata bagian mata sudah dirusak, bisa dilihat pada foto dibawah ini.
Kita sebagai warga suka menuntut Pemkot memperhatikan warganya, ketika dipenuhi kita sebagai warga lupa menjaga aset bersama yang dibangun Pemkot. Kadang ada jawaban yang sungguh tidak enak saat membicarakan tentang aset yang rusak itu, jawabannya ada yang mengatakan biarkan saja nanti dibuat lagi, kita sudah membayar pajak. Sungguh jawaban yang menggampangkan masalah, sebagaimana orang-orang iseng kurang kerjaan melakukan perusakan atau melakukan corat Coret tidak jelas meninggalkan jejak nama biar terkenal. Kita memang membayar pajak langsung atau tidak, atau dari pendapatan hasil tambang maupun dana CSR (Corporate Social Responsibility). Memang semua itu bisa dibeli lagi atau dibangun lagi. Tapi berapa kerugian yang diderita atau ditanggung jika harus mengeluarkan dana lagi, padahal dana itu bisa digunakan untuk kegiatan atau anggaran lain.
Jadi marilah kita bersikap lebih cerdas dan ikut menjaga suatu Taman, jangan sekedar menuntut tanpa melakukan apapun untuk memeliharanya. Mungkin Satpol PP perlu ikut membantu dengan patroli malam hari untuk menangkap siapa yang melakukan perusakan, dengan demikian ada efek jera bagi pelaku vandalisme.
Selasa, 02 September 2014
Es Burjo Pelepas Dahaga
Kemarau ini memang bikin lekas capek, berkeringat dan haus. Jika cuma minum air es tuh rasanya kurang banget kan... Kebetulan es burjo lewat depan rumah, gak perlu pake mikir panjang dan lebar langsung aja beli semangkuk es burjo... Yummmy...






