Suami & Istri yang suka traveling itu lebih bahagia, kata siapa, kata penelitian dong hehehehehehehe... Lebih tepatnya saya mengantarkan istri ke Jogja, dan saya pengen nyekar ke makam kakek dan mbah kecil di Malang. Ada perasaan yang memanggilku untuk pulang Desember ini, dimulailah perjalanan kecil kami ke kota Surabaya, Malang & Jogja.
Minggu, 21 Desember 2014
Kamis, 18 Desember 2014
Rasanya Patah Hati
Saat subuh menjelang pagi, saya lagi antri kursi buat ambil nomor di KPP Samarinda, tiba-tiba telinga saya mendengar lagi Once yang pernah membuat saya larut dalam kepedihan... Aku ingin menjadi sesuatu dalam mimpimu... Mereka yang pernah patah hati tentu lagu dan liriknya berasa banget, kayak lagunya Cita Citata 'sakitnya itu disini didalam hatiku' tetep berasa lagunya Once... Reseeeep banget dalam hati.
Ngejelasin bagaimana rasanya patah hati hampir sama sulitnya menjelaskan mengapa kita jatuh cinta pada seseorang. Kita pernah mencintai seseorang yang kita puja, siang malam berasa banget kalo kangen sama si dia. Apalagi pada zamanku dulu belum ada hape, pernah karena pulang kampung penelitian skripsi kita saling berkirim surat. Kangen luar biasa tuh klo pake surat, ingat lagu Dewa 19 'ku trima suratmu tlah ku baca dan aku mengerti, betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku..." hal yang tidak akan dipahami oleh generasi android.
Bagaimana masa-masa indah percintaan selama pacaran, dimana bau wangi kekasih kita hapal, suara langkah kaki si dia dari jarak beberapa meter saja sudah berasa. Kita seperti mempunyai indera ke enam yang saling berhubungan, apalagi jika ada yang mengatakan wajah kalian makin mirip pasti berjodoh. Kalo ingat kalimat itu sekarang rasanya pengen ketawa miris karena gak terbukti hehehehehehehe...
Masa-masa indah tiba-tiba harus berakhir karena suatu alasan, walau berat dan hati gak terima rasanya berpisah dengan belahan jiwa (katanya) seperti lebih baik mati saja. Patah hati pun melanda, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, karena memang gak ada obatnya, cari pengganti secara cepat pun bukan solusi selain menambah parah sakitnya. Saat itulah kita seperti orang nekad yang kenal takut akan mati, naik motor ngebut aja dah... Bahkan pede bisa luar biasa klo cari pelampiasan dengan pengganti pacar instan.
Saat terberat dari periode patah hati adalah waktu malam, saat malam kita merasa kesepian rasanya semua kawan menghilang. Plus dengerin lagu-lagu melow... Pas dah tuh... Meluk guling sambil nangis... Huaaaa... Apa salahku... Lalu andaikan ada Doraemon ato mesin waktu pengen kembali ke masa lalu, memperbaiki semua kesalahan dan merubah sikap lebih baik demi si dia. Tapi waktu sangatlah bengis karena gak mau balik lagi, jadi menangislah sepuasnya karena itu merupakan proses penyembuhan. Jagalah diri agar jangan cepat-cepat mencari pacar baru instan karena bisa membuatmu makin sakit. Tetaplah tersenyum agar semua kawan-kawanmu tidak pergi karena wajahmu yang memelas. Peecayalah saat patah hati wajahmu yang imut akan menjadi tua. Patah hati merupakan proses menjadi dewasa jika kita memilih cara penyembuhan tepat, semakin kita dewasa semakin kita siap menerima hal terbaik dalam hidup ini.
Kamis, 04 Desember 2014
Memotret Makro Sehabis Hujan Itu Seru
Bocah kok suka bahasa hewan
OBaru malam ini saya bisa nulis mau melepaskan kegelisahan hati, bagaimana tidak gelisah & marah saat mendengar satu anak yang mengeluarkan kata "bangsat" dan "bajingan" begitu mudah. Awal mulanya anak-anak SD kelas 3 pulang sekolah, mereka bermain dijalan kecil depan rumah. Keponakan saya juga ikut bermain, mereka bermain lempar sandal dengan satu target. Saya sie senang mereka bermain diluar, gak dirumah melulu mainan Clash Of Clan di hape android masing-masing.
Saat asyik bermain situasi mulai seru, ada satu anak dengan entengnya ngomong "bangsat ikam tu" kadang "banjingan ....." aduh kuping saya mulai gak enal nie. Apalagi saya kerja dirumah butuh mikir denger begituan jadi risih. Saya pun memperhatikan keponakan saya yang kecil, jangan sampai dia ikutan ngomong kasar. Karena kalimat itu sering terucap akhirnya saya gak tahan lagi lalu keluar, setengah marah saya berteriak ke ponakan saya "dika... Kamu kalo main jangan ikutan ngomong kasar, ku tampar nanti mulutmu... Kalian kalo main jangan ngomong kasar... Sekolah baik-baik ngomong kasar" bener-bener jengkel saya. Mereka satu sekolahan yang sama, di sekolah swasta yang agamanya kuat masa guru gak perhatikan ada anak ngomong sadis gitu, ato ortunya gak memperhatikan hal itu. Simbahnya... Bapak saya ikutan memperingatkan kedua cucunya, adik saya pun, ibunya mereka juga dikasih tau.
Saya gak habis pikir dengan generasi sekarang, dimana mereka begitu mudah mendapatkan informasi tanpa sensor. Meniru apa yang ada di televisi lalu mengikuti tanpa ortu mereka memperhatikan. Zaman saya kecil dulu klo satu kali saya ngomong kasar, lalu bapak mendengar pasti kena marah dan ditampar. Mungkin ini cuma satu anak saja yang kasar dan tidak semua, tapi apa ini gak berpengaruh buruk pada anak-anak yang lain?
Saat hal ini saya diskusikan ke bapakku, beliau mengatakan tidak ada orang tua mengajari anaknya jelek. Masalahnya mungkin orang tua kurang mengawasi perkembangan anak, apa yang dilihat anak, didengarkan dan dimainkan. Orang tua tidak bisa membayar sekolah lalu hasilnya bagus, anak bukanlah barang yang diserahkan pada guru lalu jadi bagus. Orang tua harus menjadi guru dirumah, agar anak kelak jadi baik. Jangan sampai omongan kasar anak justru menusuk diri sendiri... Daripada keponakanku terpengaruh buruk dari temannya yang bisa jadi dominan dalam pergaulan, akan lebih baik mereka ngendon dirumah main game dengan hape android mereka... Entahlah...
Senin, 01 Desember 2014
Kucing Tersangka
Tiap pagi... Gak tiap pagi sie... Sering kudapati jok motorku kotor bekas kucing tidur. Jadi tiap mau berangkat anter istri kerja tuh jejak tapak kucing ada, herannya biarpun sebelahnya ada motor lain parkir tetap aja milih jok motorku. Jadi penasaran kan, apalagi suatu hari tuh kucing buang kotoran diatas jos, bueeeh... Pagi2 dah ngurusin hal jorok bikin hari gak inda aja. Nyari kucing kampung mana yg berani sekali ama aku... Hehehehehehe... Akhirnya pagi ini ketahuan siapa yg jadi tersangkanya, tenang aku gak akan nyakitin tuh kucing, apalagi ditembakin pake senapan... Piss, aku wonge cinta damai... Nie dia tersangkanya...
Konsep Smartphone Untuk Microsoft Elegan
![]() |
| Sumber Telsetnews |
Jumat, 28 November 2014
Instagram Pertama by Asus Zenfone 5
Rabu, 26 November 2014
Main Makro Dengan Bunga Taman
Senin, 24 November 2014
Motret Makro Dengan Lensa Osino
Kesulitan dari motret makro bunga kembang sepatu ini yaitu angin, bayangin aja waktu mau fokus datang angin goyang deh bunganya. Trus waktu motret tanaman yang biasa ditanam dipinggir jalan, tanpa sadar kaki udah pada digigitin ama semut merah segede gaban.
Setelah selesai proses editingnya pake picsart, naikin turunin saturasi, shadow, dan teman-temannya, setelah dirasa cukup upload ke instragram papa_shinchan.












.jpg)







